Fenomena Tuyul Pencuri Uang Celengan, Ini Penjelasan dan Solusi Syar’inya

Fenomena Tuyul Pencuri Uang Celengan, Ini Penjelasan dan Solusi Syar’inya

Beberapa hari ini masyarakat digegerkan dengan postingan foto-foto yang viral di media sosial. Foto-foto tersebut membahas tentang berbagai macam celengan anak yang berbentuk makhluk seperti Doraemon, Hello Kitty, Minions dan sejenisnya. Ketika celengan-celengan tersebut dipecahkan, uang pecahan seratus dan lima puluh ribu di dalamnya raib, hanya menyisakan uang dengan nominal lebih kecil.

Sebagian netizen yang melihat postingan tersebut, langsung bereaksi dengan turut memecahkan celengan anak mereka dan memostingnya di akun media sosial. Ternyata korbannya tidak sedikit, ada yang kehilangan ratusan ribu, ada yang bagian dalam celengannya menjadi basah atau kotor, menandakan ada sesuatu atau makhluk tak kasatmata yang mengotorinya.

Lalu bagaimana sikap kaum muslimin terhadap fenomena ini? Benarkah tuyul itu ada? Adakah penjelasan logis atau syar’inya? Adakah cara agar tidak ikut menjadi korban?

Berikut adalah kutipan dari status Ustadz Perdana Akhmad Lakoni, Founder Quranic Healing International yang menjelaskan fenomena tersebut dari sudut pandang syar’i.

MENGHADAPI TUYUL PENCURI UANG CELENGAN DENGAN RUQYAH!!

(Yang punya celengan segera periksa uang anda)

Viral di Medsos bagaimana celengan kaum muslimin kehilangan Uang merah (Rp. 100.000,00) walau disimpan dalam tempat tersembunyi sekalipun. Celengannya sama sekali tidak ada kerusakan, dibongkar atau dicongkel namun uang merah banyak hilang.

Setelah viral di medsos banyak yang penasaran atas berita bahwa celengannya kehilangan uang seratus ribuan maka banyak yang membongkar celengannya dan TERNYATA memang banyak hilang uang merahnya.

Saya pada bahasan ini tidak akan menjelaskan kehilangan uang karena faktor dicongkel maling bangsa manusia tapi akan menjelaskan dan membahas juga penanganan menghadapi MALING bangsa JIN pencuri uang.

JIN PENCURI UANG

Jin memang bisa mencuri harta seseorang dari tempat penyimpanannnya, sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairoh yang berkata,”Rasulullah saw menugaskanku untuk menangani zakat ramdhan. Ketika aku sedang melaksanakannya, seseorang datang dan mulai menggerayangi makanan sehinga aku membekuknya. Aku berkata’Demi Allah aku akan membawamu kepada Rasulullah saw!” orang itu memohon dengan sangat,’Sesungguhnya aku orang miskin dan aku mempunyai tanggugan. Aku sangat membutuhkan.’ Maka kubiarkan dia pergi.

Pagi berikutnya, Nabi saw berkata,’Wahai Abu Hurairoh, apa yang dilakukan tawananmu semalam?’ dia berkata,’Dia mengeluh sedang dalam keadaan membutuhkan dan punya keluarga maka saya membiarkannya pergi.’ Nabi saw mengatakan,’Sesungguhnya dia bohong kepadamu dan ia akan kembali.’ Karena aku tahu bahwa orang itu akan kembali, maka aku menunggu dia.

Ketika dia datang dan mulai mengumpulkan makanan, aku menyergapnya dan berkata,’Aku pasti akan membawamu kepada Rasulullah! Dia memohon dengan sangat,”Biarkan aku pergi!Sesungguhnya aku miskin dan aku benar-benar punya keluarga. Aku tidak akan kembali lagi.’ Maka aku kasihan padanya dan membiarkan dia pergi. Pagi berikutnya Rasulullah berkata,’Wahai Abu Hurairoh apa yang dilakukan tawananmu semalam? Aku katakan bahwa aku kasihan padanya dan membiarkannya pergi. Nabi saw berkata,’Sesungguhnya ia berbohong kepadamu dan dia akan kembali lagi.’

Maka aku menunggu dia dan menangkapnya ketika ia mulai menebarkan makanan. Aku berkata, ’Demi Allah, aku akan membawamu kepada Rasulullah. Ini adalah kali yang ketiga, dan engkau berjanji tidak akan kembali. Namun engkau kembali lagi!’ ia berkata, ‘Biarkan aku memberimu beberapa kalimat dengan itu Allah akan memberi keuntungan kepadamu.’ Aku mengatakan, ’Apa itu?’ Dia menjawab,’Bilamana engkau pergi tidur, bacalah ayat kursi dari awal hingga akhir. Jika engkau membacanya, seorang penjaga dari Allah akan mendampingimu dan setan tidak akan mendekatimu sampai pagi.’ Kemudian aku membiarkannya pergi.

Pegi berikutnya Rasulullah saw berkata, ’Apa yang dilakukan tawananmu semalam?’ Aku menjawab, ’Ia mengajariku beberapa kalimat dengan itu Allah akan memberi keuntungan padaku, sehingga aku biarkan dia pergi.’ Ketika Nabi saw menanyakan kalimat apa itu, aku mengatakan kepadanya saw bahwa itu adalah ayat kursi untuk dibaca sebelum pergi tidur. Aku juga mengatakan pada beliau bahwa orang itu berkata bahwa seorang penjaga dari Allah akan mendampingiku dan setan tidak akan mendekatiku sampai aku bangun di pagi hari.’

Nabi saw berkata,’Sesungguhnya ia berkata benar, meskipun ia seorang pembohong yang terpaksa. Wahai Abu Hurairoh!tahukah kamu dengan siapa engkau berbicara pada tiga malam lalu itu?’ Aku menjawab,’tidak.’ Beliau saw menjawab,’Itu adalah jin dari golongan setan.” (HR. Bukhori)

TUYUL PENCURI UANG

Di negara Indonesia, ada sosok ghaib yang juga sudah diketahui sejak dulu, misalnya saja tuyul. Makhluk yang diidentikkan dengan bocah kecil berkepala plontos ini dikenal sebagai sosok yang suka mencuri uang dan perhiasaan. Tuyul seringkali dipelihara oleh manusia yang tak beriman demi mencari nafkah dengan jalan haram. Pemilik tuyul umumya adalah orang yang ingin kaya tanpa harus kerja keras.

Tuyul ini adalah bangsa jin yang sering disuruh suruh oleh manusia yang mengikat perjanjian dengan bangsa jin untuk kaya dengan melakukan ritual pesugihan. Ada banyak tempat yang banyak tuyulnya.

Tempat yang banyak tuyul menurut paranormal Aki Tohal yaitu di sepanjang pantai selatan pulau Jawa. Jika ingin punya tuyul maka harus bekerjasama dengan paranormal untuk mendapatkan pesuguhan tuyul dengan syarat syarat tertentu.

Menurut Paranormal Aki Tohal, tuyul ada jenis jenisnya, dari jenis tuyul mesir, sampe tuyul memed ( tuyul bertaring) lihat infonya di http://pesugihantuyulterpercaya.blogspot.co.id/…/cara-menda…

Lalu seperti apa wujud tuyul?

  • tuyul punya postur yang kecil
  • punya kepala botak
  • tinggi 20cm hingga 30cm – item
  • bola matanya besar seperti bola pimpong
  • punya kulit berminyak.

Tuyul adalah makhluk ghoib hanya bisa dilihat dengan mata terbuka dan bisa diajak berbicara hanya oleh majikannya saja. Orang lain yang tidak bisa melihat ghoib sangat sulit melihat tuyul. Untuk bisa memelihara tuyul, tak dibutuhkan ritual khusus karena sudah banyak pasar tuyul di berbagai daerah di nusantara bahkan ada yang menjualnya secara online seperti link jual tuyul yang saya infokan diatas.

Namun pembeli tuyul harus memenuhi beberapa syarat yang kental dengan kemusyrikan. Tuyul-tuyul tersebut biasanya dijual di beberapa daerah di Indonesia. Tuyul suka sekali menyusu pada wanita yang menjadi istri pemilik tuyul (atau dirinya kalau yang memelihara adalah wanita).

Wanita itu wajib menyusui tuyul tiap pagi hari. Mereka para tuyul ini sangat mahir menghilang dan lari cepat namun tidak mampu berubah wujud. Ketika terlihat oleh manusia, dia akan tampak seperti wujud aslinya. Namun dia tidak bisa merubah wujud seperti jin yang lain.

Pemelihara Tuyul Memiliki Ciri-ciri Seperti Ini:

1. Jika makan malam pasti akan disisakan dan pemelihara tidak boleh mencuci tangan setelah makan karena tuyul peliharannya akan menjilatinya ketika dia tidur nanti.

2. Pemelihara tuyul kerap berjalan dengan kedua tangan yang berada di punggung seolah-olah tengah menggendong sesuatu. Dia mengelilingi kompleks untuk survei lokasi rumah yang akan dijadikan sasaran.

3. Pemelihara tuyul biasanya memilki banyak warna cat di rumahnya karena tuyul mempunyai karakter seperti anak-anak yaitu sangat menyukai warna-warna.
Di kamar pemilik tuyul, terdapat banyak kembang dan sesajen untuk ritual.

Lalu Bagaimana Caranya Agar Uang Tidak Dicuri Tuyul?

Secara tradisonal untuk mencegah tuyul tidak mencuri adalah dengan Pelihara kepiting di kolam rumah atau taruh kepiting dalam akuarium supaya tuyul lupa akan tugasnya mencuri uang.

Atau menaruh jahe di depan pintu. Jahe adalah mainan yang sangat menarik bagi tuyul. Jadi diharapkan tuyul asyik dengan jahe sehingga lupa mencuri.

NAMUN cara tradisonal memelihara kepiting atau menaruh jahe untuk mencegah tuyul mencuri adalah cara TIDAK SYAR’I! Apalagi jika sampai pergi kedukun, memakai azimat dan benda keramat maka hukumnya SYIRIK. Kita sebagai umat Islam sudah ada tuntunannya dari Rasulullah untuk menghadapi Jin Pencuri.

Cara mencegah pencurian uang oleh tuyul secara syar’i adalah :

1. Jangan biarkan ada sisa makanan di piring atau membiarkan makanan terbuka pada malam hari karena ini bisa mengundang tuyul masuk dalam rumah. Mungkin secara fisik, makanan yang tersisa tersebut kelihatan masih utuh namun sejatinya makanan tersebut sudah dijilati dan dihisap saripatinya oleh tuyul. Rasulullah mensunnahkan janhan menyisakan makanan walau sedikit sebab ada barokahnya pada sisa makanan tersebut. Dan beliau memerintahkan kita untuk membersihkan piring (dengan menghabiskan sisa-sisa makanan yang ada), beliau bersabda:

“فَإِنَّكُمْ لاَ تَدْرُوْنَ فِيْ أَيِّ طَعَامِكُمُ الْبَرَكَةُ.”

“Karena kalian tidak mengetahui di bagian makanan kalian yang manakah keberkahan itu berada.” [Syahih Muslim]

2. Buang gambar-gambar bernyawa serta patung-patung yang ada dalam rumah karena tuyul suka sekali dengan gambar bernyawa dan patung.

3. Jika anda menyimpan uang di celengan maka, celengan itu harus diruqyah dahulu. Caranya pegang celengan itu lalu berdoa pada Allah agar tidak dicuri tuyul ataupun pencuri bangsa manusia. Lalu bacalah Surat Al Fatihah, Ayat Kursi, Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas sebanyak 7x ulangan dan setiap selesai membaca satu surat hembuskan nafas tiupkan kecelengan. Tehnik yang sama juga bisa digunakan jika anda menyimpan uang dalam brankas atau dompet.

4. Setiap akan menyimpan uang anda harus membaca minimal Ta’awudz (A-‘uudzu bil-laahi minas syai-thaanir ra-jiim) saat menaruh uang anda dicelengan atau brankas atau dompet. Sebab setan tuyul tidak dapat membuka celengan, brankas, dompet yang sudah disebutkan nama Allah atasnya dan tidak bisa ambil uangnya.

5. Celengannya TIDAK BOLEH BERBENTUK & BERGAMBAR MAKHLUK HIDUP, sebab akan disenangi Tuyul dan tidak mendapatkan keberkahan dari Allah.

6. Uang yang anda simpan harus uang halal! Sebab jika uangnya didapat dari cara haram maka amalan yang saya berikan tidak akan dikabulkan Allah.

Wallahu a’lam.

2 thoughts on “Fenomena Tuyul Pencuri Uang Celengan, Ini Penjelasan dan Solusi Syar’inya

Leave a Comment