Rasulullah Melarang Meniup Makanan dan Minuman, Fakta Ilmiahnya Bikin Ngeri

Rasulullah Melarang Meniup Makanan dan Minuman, Fakta Ilmiahnya Bikin Ngeri

Sejak ribuan tahun yang lalu, Rasulullah telah melarang kaum muslimin untuk meniup makanan atau minuman. Terdapat beberapa hadis yang menunjukkan larangan tersebut, diantaranya,

1. Hadis dari Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا شَرِبَ أَحَدُكُمْ فَلاَ يَتَنَفَّسْ فِي الإِنَاءِ، وَإِذَا أَتَى الخَلاَءَ فَلاَ يَمَسَّ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ…

Apabila kalian minum, janganlah bernafas di dalam gelas, dan ketika buang hajat, janganlah menyentuh kemaluan dengan tangan kanan… (HR. Bukhari 153).

2. Hadis dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma,

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يُتَنَفَّسَ فِي الإِنَاءِ أَوْ يُنْفَخَ فِيهِ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang bernafas di dalam gelas atau meniup isi gelas. (HR. Ahmad 1907, Turmudzi 1888, dan dishahihkan Syuaib Al-Arnauth).

Sebagai kaum muslimin, sunnah yang ditetapkan oleh Rasulullah tentunya harus kita ikuti. Dan ternyata ribuan tahun setelah hadis larangan tersebut disampaikan, para ilmuwan baru dapat membuktikan kebenarannya.

metrotvnews.com

Para peneliti dari Clemson University, South Carolina, Amerika Serikat, berhasil membuktikan bahwa meniup makanan dapat meningkatkan jumlah bakteri pada makanan atau minuman hingga 1400%!

Peneliti melakukan uji coba dengan kelompok mahasiswa yang diminta makan pizza terlebih dahulu sebelum meniup lilin pada kue ulang tahun. Makan pizza dilakukan untuk membantu kelenjar liur bekerja.

Setelahnya mereka menghitung berapa jumlah bakteri sebelum dan sesudah melakukan tiup lilin, ternyata ditemukan bahwa jumlah bakteri pada kue meningkat 14 kali lebih banyak dibanding sebelumnya. Dalam percobaan lainnya bahkan bisa meningkat 120 kali lebih banyak.

Itu berarti meniup makanan atau minuman dapat menularkan bakteri atau penyakit kepada orang lain. Bayangkan bila peniupnya sedang menderita penyakit menular berbahaya, apakah Anda ingin tertular?

Masya Allah, ternyata itulah hikmah dibalik sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Jadi daripada meniup makanan atau minuman yang masih panas, akan lebih baik bila Anda menggunakan kipas.

Selama kipas tersebut bukanlah kipas yang kotor, insya Allah kesehatan Anda dan orang lain di sekitar Anda dapat lebih terjaga. (IND)

Leave a Comment